Esai

Mia Bustam, Sejarah Perempuan, dan Keadilan

Catatan Awal: Tulisan ini merupakan seri ketiga dari lima tulisan saat mengunjungi  pameran Mia Bustam: Karya, Kehidupan, Pemikiran di Benteng Vredeburg Yogyakarta (dalam rangka Biennale Jogja XVIII) pada 6 Oktober sampai dengan 20 November 2025. Memasuki pintu pameran, ke arah kiri, layar monitor yang menampilkan rekaman video yang cukup seram itu menyambutku. Hatiku menggelap dan …

Esai

Mia Bustam dan Aku

Catatan Awal: Tulisan ini merupakan seri kedua dari lima tulisan saat mengunjungi  pameran Mia Bustam: Karya, Kehidupan, Pemikiran di Benteng Vredeburg Yogyakarta (dalam rangka Biennale Jogja XVIII) pada 6 Oktober sampai dengan 20 November 2025. Pada tanggal 9 Oktober 2025 pukul 18.00-19.00, saya mengunjungi pameran Mia Bustam di Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Saat pertama kali memasuki …

Esai

Mia Bustam, atawa Ia yang Melampaui Kerinduan

Catatan Awal: Tulisan ini merupakan seri kedua dari lima tulisan saat mengunjungi  pameran Mia Bustam: Karya, Kehidupan, Pemikiran di Benteng Vredeburg Yogyakarta (dalam rangka Biennale Jogja XVIII) pada 6 Oktober sampai dengan 20 November 2025. Ketika saya pertama kali melihat karya kristik Shima Mendaki Gunung Kinabalu karya Mia Bustam di pameran, tubuh saya seolah menegang …

Esai

Rasa Tidak Pernah Bohong: Peristiwa Rasa dan Gustatory Subjects

Di suatu siang yang cukup dingin, karena Yogyakarta akhir-akhir ini terus menerus diguyur hujan lebat, saya duduk di kantin kampus. Di hadapan saya ada semangkuk bakso ‘Dab Supri’ – di Kantin Realino Universitas Sanata Dharma – yang aromanya menggoda. Memang beberapa hari ini saya ‘ngidam’ bakso tersebut. Kuahnya berkaldu dan cukup berlemak. Memang bakso ini …

Musik

KILAT BESI HITAM, Jathilan, dan Ruang Kemungkinan Black Metal

[Disclaimer: Embrio tulisan ini sudah ada sejak tahun 2023 lalu, tetapi selama dua tahun ini tidak terselesaikan dan tertimbun. Saya teringat pada tulisan yang belum selesai ini ketika KILAT mengumumkan akan Kembali menggelar tur di Asia Tenggara di bulan Mei ini. Oleh karena itu, untuk menyambut mereka Kembali, saya kemudian menggali tulisan sekaligus ingatan saya …

Rerasan

Kekuasaan dan Normalisasi Keabaian

Masih segar di ingatan bagaimana di akhir 2023 tiap tongkrongan yang saya jajaki pembahasannya sudah seperti ingin menentukan arah dunia – politik terus! Tapi ya, seru juga. Banyak pandangan yang hadir, mulai dari yang komprehensif, sampai dengan pandangan sederhana, atau bahkan pandangan yang tidak ada isinya. Waktu itu, kita sibuk membahas siapa yang lebih baik, …

Esai

Refleksi Menyoal Kapitalisme yang Terkalkulasi

“Tapi, musuh kita selalu menyerang dengan kekuatan titan yang tak pernah terpikirkan. Jika kita masih berpikir secara umum, kita takkan bisa mengungguli musuh!” –Armin Arlert dalam Attack on Titan Kiranya sejauh ini, setidaknya yang saya temui, upaya untuk menggerakkan kelas pekerja atau masyarakat yang tertindas dalam mempersoalkan “menumpas” kapitalisme adalah dengan mengharamkan kapitalisme secara absolut, …

Rerasan

Membagi Rata Masa Depan

“Kapan nikah?” buatmu adalah pertanyaan yang penuh muslihat. Buatmu, sebagai orang yang berlimpah pikiran, melengos pergi atau meluangkan waktu untuk menjawabnya sama-sama menghabiskan tenaga. Tak menjawabnya membuatmu merasa bersalah menekan perasaan yang tak nyaman. Sebaliknya, menjawab pertanyaan itu menghadirkan perasaan jemu menghalau segala hal yang terdengar normatif. Sebenarnya, buatmu yang punya peruntungan baik untuk urusan …

Esai

Krisis Psikologi Vis-à-vis Psikologi Kritis

Post-Truth: Misinformasi, Makna, dan Upaya Mencari Kebenaran Hakikatnya manusia akan mengalami, dan melalui pengalaman timbullah makna (Frankl, 2006; Schulenberg, 2003). Saat dalam ruang kelas Metode Penelitian Kualitatif di S1 Psikologi, saya bertanya pada dosen: Apa yang sekiranya menjadi permasalahan terbesar di Indonesia saat ini? Kala itu, dosen saya menjawab bahwa permasalahan yang akan menjadi tantangan …

Esai

Sejarah Trauma dan Trauma Kesejarahan

Psikologi mengadopsi istilah ‘trauma’ dari bidang medis. Secara etimologis, ‘trauma’ berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘luka’ dan secara khusus merujuk pada ‘luka fisik’. Istilah ‘trauma’ pertama kali digunakan pada sekitar 1693. Dengan merangkak naiknya isu kesehatan dan gangguan mental, istilah ‘trauma’ mengalami penggunaan yang merentang dari persoalan lokal harian hingga pada level politik global. …